Tampilkan postingan dengan label Plesir. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Plesir. Tampilkan semua postingan

Jumat, 05 Juni 2026

Balai Kota Surakarta Ruang Publik Estetik

Sabtu sore pukul 16.00 WIB kebetulan temannya istriku mengajak untuk menikmati senja di Balai kota Solo, kalau dari Baluwarti keraton kan tergolong dekat paling 10 menitan.Sekarang Balai Kota menjadi wahana umum yang bisa dinikmati publik, halaman depan kalau sore sangatlah ramai, banyak para ortu mengajak buah hati mereka sembari menyuapi makanan.Disini yang mendominasi adalah anak anak muda, tiap hari sore menjelang malam Suasana disini selalu ramai, terkadang ada hari tertentu ada event / tontonan.

Balai Kota Surakarta yang terletak di Jalan Jenderal Sudirman No. 2, Kampung Baru, adalah pusat pemerintahan Kota Solo dan ruang publik terbuka yang menjadi ikon wisata malam. Kompleks ini memadukan fungsi administratif dengan fasilitas ramah warga, menampilkan halaman hijau serta area bersejarah Pendhapa.Pusat Pemerintahan: Menjadi kantor pusat Wali Kota, Wakil Wali Kota, Sekretaris Daerah, dan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD).Ruang Publik Terbuka: Halaman kompleks disulap menjadi area rekreasi keluarga yang santai, aman untuk anak-anak bermain, serta sering dijadikan lokasi festival budaya dan keagamaan Fasilitas Sewa: Menyediakan ruang seperti Pendhapi Gedhe Sala yang bisa dipesan masyarakat untuk berbagai acara.Layanan Pemerintahan: Buka Senin s.d. Kamis pukul 08.00–15.00 WIB, dan Jumat pukul 08.00–11.00 WIB.Area Publik: Masyarakat dapat bersantai di area halaman luar pada sore hingga malam hari.



Kebetulan aku dan istriku sampai paling pertama, disini juga terdapat lahan parkir yang cukup luas, sehingga tak perlu pusing kalau berkunjung ke Balai Kota. Ada kurang lebih 10 menitan temennya istri datang Mei namanya, lanjut disusul juga Petty temannya juga semasa SMA.Kita lanjut nongkrong dan membeli beberapa jajanan, ada yang selfie selfie, Mei yang paling suka foto foto, karena momennya bagus dan ada anak pertamaku juga si Tristan, kuminta dia untuk memfoto momen kebersamaan ini. Dengan lensa kamera yang super canggih yang dipegangnya, dia bak photographer profesional. Jepretan pertama, Jepretan kedua dan seterusnya.Hingga senja menampakkan dirinya di ufuk barat.

Sedikit Sejarah tentang Balai kota Surakarta
Sebelum Tragedi 1965:  

Di dalam kompleks Balaikota Surakarta terdapat sejumlah bangunan. Bangunan pertama merupakan pendapa (balai pertemuan) yang menyatu dengan kantor walikota dan ruang sekretariat. Bangunan kedua adalah gedung DPRD Tk. II Surakarta yang terletak tepat di belakangnya. Di bagian utara pendapa masih terdapat bangunan lain yang merupakan ruang perkantoran staf walikota. Bangunan terakhir ini sesungguhnya milik Gereja St. Antonius Purbayan yang digunakan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta sejak 1945 (untuk keterangan tentang penggunaan gedung terakhir sebagai kamp tahanan lih. lembar fakta Gedung Perkantoran Pemkot Surakarta).

Saat Tragedi 1965:

Pada saat tiba di Solo, 22 Oktober 1965, RPKAD langsung menduduki gedung Balaikota Surakarta dan mengubahnya menjadi markas. Walikota Surakarta, Oetomo Ramelan, ditangkap dan ditahan di Markas AURI Panasan; tiga anggota Badan Pengurus Harian (BPH) Pemkot Surakarta dipecat dan tidak diketahui nasibnya sampai sekarang; dan 50% pegawai Pemkot Surakarta ditangkap, diberhentikan secara tidak hormat, dinon-aktifkan, atau pensiunnya dipercepat. Keesokan harinya, Menteri Dalam Negeri mengangkat Letkol. Th. J. Soemantha (Nrp. 15439) sebagai pemangku jabatan walikota. Program utama Soemantha adalah ’pembersihan terhadap orang-orang PKI/Ormas-ormasnya serta para simpatisannya’ . Setidaknya sampai 1 Desember 1965, fungsi-fungsi pemerintahan sipil tidak berjalan. Balaikota lebih tepat disebut sebagai kamp tahanan pusat di mana tapol dalam jumlah besar ditahan, diinterogasi, disiksa, diseleksi, dan dikirimkan ke kamp-kamp tahanan lain.

Penguasa militer menggunakan ruang sekretariat Pemkot serta pendopo untuk menahan para tapol. Sementara ruang belakang gedung difungsikan sebagai ruang interogasi dan penyiksaan. Penguasa militer mempertontonkan penyiksaan terhadap sejumlah tapol laki-laki kepada publik halaman depan Balaikota, di mana berdiri sebuah tiang bendera. Jumlah tapol yang ditahan terus bertambah hingga ruangan Balaikota penuh sesak. Penguasa militer memindahkan sebagian tapol, seluruhnya laki-laki, ke ruang sidang DPRD Surakarta yang terletak di bagian belakang (sisi barat) Balaikota, sedang tapol perempuan ke ruang perkantoran Pemkot.  Selang satu bulan, ruangan di gedung DPRD pun tidak sanggup lagi menampung tahanan-tahanan baru. Sementara itu, penguasa militer menganggap fungsi-fungsi pemerintahan harus segera dipulihkan. Oleh karena itu, penguasa militer memindahkan para tapol di gedung DRPD ke gedung milik Kraton Surakarta, Sasono Mulyo, sedang para tapol perempuan tetap dibiarkan di gedung perkantoran Pemkot.

Sekitar 1967/1968, di atas tanah kosong di bagian belakang kompleks Balaikota kemudian dibangun gubuk-gubuk untuk menahan para tapol laki-laki golongan C yang sudah mendekati masa pembebasan. Diduga jumlah mereka mencapai ratusan orang. Sesudah Peristiwa 1965 hingga 1980 atau 1990, gedung Balaikota tetap berfungsi sebagai lokasi wajib lapor bagi para eks-tapol.

Kamis, 07 Mei 2026

QUESADILLA Menu Favorit Saat ke UD DJAYA

Kalau Quesadilla ini adalah seorang wanita, asli dah gue pacarin tu pasti…
Quesadilla adalah hidangan khas yang berasal dari Meksiko. Makanan ini terbuat dari tortilla (jagung atau terigu) yang diisi keju, daging, atau sayuran, kemudian dilipat dan dimasak hingga kejunya meleleh. Quesadilla berasal dari wilayah selatan-tengah Meksiko dan populer di seluruh dunia. 


Fakta Singkat Quesadilla:

Asal: Meksiko (Meksiko kolonial).

Nama: Berasal dari kata Spanyol queso (keju) dan akhiran illa.

Isi Utama: Keju (seringnya mozzarella) yang meleleh.

Variasi: Daging cincang, sayuran, dan bumbu khas Meksiko.

Cara Masak: Dilipat dua, dipanggang di atas wajan (griddle) hingga garing.

Quesadilla & Cheese Cake Sundae

Quesadilla & Churros Saussage 


Lama ya aku tidak bercuap cuap di blog sederhanaku ini, mengingat kesibukan setiap hari dan peran seorang ayah anak 2. Yapp anak gua sekarang udah 2.

Kini Dimas akan mereview salah satu makanan import ya, berasal dari Meksiko “Quesadilla” bentuknya mirip tacos, cuma disini terdapat sekali lelehan keju, aku mendapatkan menu ini di salah satu kedai kopi di selasar jalan Slamet Riyadi Solo. Nama kedai,nya UD Djaya, alamat lengkapnya di  Slamet Riyadi St No.103, RT.002/RW.03, Kauman, Pasar Kliwon, Surakarta City, Central Java 57118.

Pertama kesini karena ajakan Buka bersama, bareng Istri dan teman - temannya, saat kulihat buku menunya aku penasaran akan salah satu hidangan dengan nama yang sulit ini. Tanpa pikir panjang aku pesan 1, yang rencana kumakan bareng istri, dan tarrraaammmm pesanan pun sampai, worth it sih keluar duit lumayan mahal dapetnya 4 potong, jadi bisa dibagi 2 potong untuk aku dan dua potong untuk istri.

Tak lupa juga pesan minuman yang menurut waiters,nya tu  best seller,nya.
Aku yang pecinta kopi, sedangkan istri juga pesan kopi krim bla..bla..bla..
Oke sampai segini dulu aku review makanan dari Meksiko ini “Quesadilla

Jumat, 22 Juli 2022

Taman Masdulkabi Kecamatan Baki - Sukoharjo

Dari pusat kota Solo, kini aku dan Martanti tinggal di Baki, sudah 2 tahun ini aku tinggal di Baki, terletak di sebelah selatan kota Solo, jarak tempuh sekira setengah jam kalau dari pusat kota Solo. Di Baki terdapat banyak spot untuk menyenang kan si buah hati yang terdekat ialah Masdulkabi. Yang berarti Masyarakat Peduli Kali Baki, berkonsep taman keluarga, terletak di pinggir sungai besar, banyak wahana bermain anak disini, ada juga beberapa kandang yang berisi hewan, hewan. Seperti Tupai, Ular dan Burung Merpati. Masdulkabi sendiri berdiri pada tanggal 10 Agustus 2017. Berawal dari warga Baki yang membersihkan sungai secara gotong royong.

Masdulkabi adalah kependekan dari Masyarakat Peduli Kali Baki. Seiring berjalannya waktu, Taman tersebut semakin di kenal oleh masyarakat luas dan tak jarang banyak warga sekitar yang berjualan di area tersebut sehingga bisa mengangkat perekonomian untuk lingkungan sekitar taman. Banyak juga pedagang dari luar yang menjajakan barang dagangannya seperti pedagang mainan, odong2, dan masih banyak lagi. Terletak di Desa Menuran Kecamatan Baki Sukoharjo, mulai sore jam 3 taman ini selalu terlihat ramai, disini juga banyak terdapat Gazebo, ada juga Kapal wisata menyusuri sungai, dengan tarif yang terjangkau pastinya. Tak jarang kalau akhir pekan dan cuaca sedang cerah aku selalu mengajak Tristan dan istri main ke Taman Masdulkabi ini, Tristan suka sekali kalau naik delman, muter - muter keliling desa, dengan biaya Rp 10.000 sudah bisa menyenangkan anak.





Bahkan kalau cuaca sedang cerah aku beserta Istri dan Tristan pasti ke taman Masdulkabi ini, soalnya Tristan seneng sekali naik odong - odong. Tristan juga sangat menyukai makanan street food disini, terutama Sostel (Sosis yang digulung pakai telur) & Bola - bola mie.

Kebanyakan yang berkunjung di Masdulkabi ini di dominasi orang tua dan anak balita, karena memang tempat ini ditujukan untuk ruang keluarga. Sembari melihat sang buah hati bernmain para ortu bisa bersantai - santi di Gazebo, ataupun tempat yang sudah disediakan.  Banyak penjual makanan juga disepanjang jalan Masdulkabi ini, yang jadi jajanan favoritku ialah Burger dan Batagornya, dengan uang Rp 5000 sudah dapet jajanan street food yang enak dan mengenyangkan.

Nah bagi anda yang tertarik bisa langsung mendatangi lokasinya yang memang mudah dijangkau. Sekian review dari Dimas tentang Taman Masdulkabi ini, Terima kasih.

Senin, 17 Mei 2021

PREWEEDING

Malam ini kami beserta teman - teman sedang mengadakan perkumpulan dimana membahas rencana besok yang mau mekangsungkan sesi Pre wedding. Kebetulan calon istriku memiliki teman yang sekarang tinggal diluar negeri dan suaminya seorang fotografer. Bulan ini dia pulang ke Solo dan mengajak Istriku untuk jadi objek fotografi suaminya, nah berhubung ada kesempatan, istriku pun teringat mending kalian memfoto aku deh, kita akan pre wedding. Lalu disusunlah wacana dan akhirnya terjadi di malam ini, teman - teman calon istriku berkumpul disuatu wedangan guna membahas rencana besok kita akan pre wedding. Cek fisik oke, cek dompet oke, soo udah deal besok pagi kita berangkat, bahkan biaya transport sudah dijamin oleh Mey, teman istriku yang memiliki suami bule. Dia tinggal di Jerman dengan suaminya yang  asli WNA, negara Jerman.

Mengetahui hal itu kamipun senang dong, sehingga kami hanya memikirkan makan saja. Seperti planning semalam kita mengambil tempat di salah satu tempat di Tawang Mangu, Mey berencana menyewa Villa disana tentunya itu pun sudah dibayar lunas olehnya. Hari penantian pun tiba, di pagi yang cerah ini aku sudah sangat siap, kupacu motor matic ku menjemput sang tambatan hati, sesuai rencana titik kumpul kita berada dirumah Nur, teman Calon istriku juga, sampai disana sudah ada Petty dan anak ceweknya, lalu selang beberapa menit kemudian datanglah Mey beserta suami. Kami pun sempat sarapan dulu bersama dirumah Nur, dan setelah selesai kami beranjak dari Solo menuju Tawangmangu. Sekira pukul 8 pagi, perbekalan sudah difasilitasi oleh Mey, benar-benar jos dah Mey ini maklum suaminya bule tajir lagi.

Kurang lebihnya ada sih 2 jam perjalanan dari Solo ke Tawangmangu,dan akhirnya sampai juga ditempat yang dipesan oleh Mey, Villa nya gede luas sekali, barang - barang sudah ditaruh lanjut deh aku dan calon istriku dandan abis tu shoot foto deh.














Keren kan view nya... foto kami berdua juga keren kan,  total kami menghabiskan hari disini 2 hari 1 malam, rencana besok pagi akan bertolak pulang ke Solo. Tapi permintaan Mey sebelum pulang dia pengen dulu ke Bukit Sekipan. Dia juga berpesan kalau kami foto preweed juga di Sekipan

Minggu, 18 Juni 2017

It's Milk Solo


Semalam aku diminta bantuan oleh temanku si Nanang untuk mempersiapkan Ulang tahun pacarnya si Natasya, kita mengambil tempat di It’s Milk Solo, bertempat di Manahan tempat ini cukup strategis. Kami mengatur demikian detail agar surprisse party ini bisa membuat Natasya happy, jam pun mrnunjukkan stengah 6 malam, dan waktunya berbuka puasa, maka aku dan Nanang menyempatkan untuk meminum es favorit kami, karena seharian ini kami puasa.

Dan pukul 6 malam gerombolan Tasya pun tiba, beserta pacarku juga Martanti, sontak ia merasa bingung dan tak bisa berkata - kata. Yes Surprisse party nya berhasil, lihatlah wajah Natasya tampak girang sekali









It’s Milk Solo berada di pusat kota Solo, yang berada di Jl.Moh.Husin Thamrin Surakarta atau Jika dari arah Stadion Manahan ke arah barat sebelum lampu merah belok kiri 200 meter kiri jalan. Tempatnya sangat strategis yang berada di pusat kota Solo yang menjadikan It’s Milk Solo salah satu tempat favorit kaum muda di Solo dan sekitarnya untuk menghabiskan malam.

Selasa, 03 Januari 2017

Stasiun Tugu

Stasiun Tugu yang mulai menjadi pemberhentian kereta api sejak tahun 1887 ternyata juga memiliki potensi wisata. Anda bisa menikmati arsitektur bangunan tua yang megah, mengamati detail lokomotif, derek tua dan senja yang eksotik. Kiranya tak ada pemberhentian kereta yang letaknya sestrategis Stasiun Tugu Yogyakarta. Bagaimana tidak, stasiun utama di kota gudeg ini terletak tepat di jantung kota dan dekat dengan berbagai objek wisata menarik. Turun dari kereta di stasiun ini, anda tak perlu membuang waktu untuk menjangkau hotel dan pusat belanja. Kawasan Malioboro yang terletak tepat di sebelah selatan stasiun menawarkan sejumlah hotel berbintang maupun melati serta pusat belanja tradisional maupun modern.





Stasiun Tugu mulai melayani kebutuhan transportasi sejak 2 Mei 1887, sekitar 15 tahun setelah Stasiun Lempuyangan. Awalnya, stasiun ini hanya digunakan untuk transit kereta pengangkut hasil bumi dari daerah di Jawa, Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi. Namun sejak 1 Febnruari 1905, stasiun ini mulai digunakan untuk transit kereta penumpang. Jalur luar kota pertama dibangun tahun 1899, menghubungkan yogyakarta dan Surakarta.

Berawal dari sebuah stasiun kecil, stasiun Tugu kini telah menjadi salah satu stasiun terbesar di Indonesia. Memiliki 6 jalur kereta, stasiun ini melayani transportasi dari hampir seluruh kota besar di Jawa. Lebih dari 20 keberangkatan dan kedatangan kereta berlangsung setiap hari, baik kereta ekonomi, bisnis maupun eksekutif. Ada berbagai tawaran kereta dan waktu keberangkatan untuk menuju daerah tertentu sehingga anda memiliki banyak pilihan.


Karena dibangun pada masa kolonial Belanda, maka arsitektur bangunannya pun sangat kental dengan nuansa Eropa. Begitu turun dari kereta, anda akan langsung mengenalinya dari pintu-pintu besar berwarna coklat serta langit-langit yang tinggi dimantapkan dengan warna dinding yang putih. Anda juga bisa menikmati pesona bangunan stasiun yang hingga sekarang masih dipertahankan keasliannya dari depan. Bangunan tampak megah dengan pintu besar dan dua atap yang memayungi jalur kereta.


Stasiun Tugu
merupakan salah satu stasiun besar yang masih mempertahankan fungsinya sebagai tempat perawatan kereta, berbeda dengan stasiun besar umumnya yang kini hanya sebagai tempat transit. Karenanya, anda bisa berkelana ke sudut-sudut stasiun untuk dapat menyaksikan aktivitas para montir kereta serta menelusuri jejak ketuaan stasiun kereta ini. Beberapa karyawan di stasiun ini cukup mengetahui sejarah stasiun, sehingga dapat diajak berbincang.


Bila menuju ke bagian barat stasiun, anda akan menemui tempat perbaikan lokomotif kereta. Anda pasti takjub karena bisa mengamati secara detail setiap komponen yang ada di lokomotif. Bahkan, anda bisa mengamati mesin dari bawah karena ada sebuah tangga menuju bagian bawah lokomotif yang 'diparkir'. Tak jauh dari situ, anda bisa melihat patung kereta kuno berwarna hitam yang juga menarik untuk dinikmati.


Berjalan sedikit ke selatan, anda dapat menemui tempat perbaikan gerbong kereta. Meski tak bisa masuk, anda bisa mengintipnya dari pagar-pagar besi berwarna putih biru yang mengelilinginya. Memandang ke atas, akan terlihat sebuat onderdil kereta yang diletakkan di menara berwarna kuning. Onderdil itu adalah derek penyambung gerbong kereta yang telah digunakan sejak jaman Belanda. Bila anda berjalan lagi ke utara, maka akan ditemui para petugas pembersih kereta.

Kalau anda datang atau akan berangkat pada saat petang, maka sempatkanlah untuk berdiri di antara jalur 4 dan 6 dan lihatlah ke barat. Pemandangan senja yang indah akan bisa ditemui saat langit cerah, berpadu dengan rel-rel kereta yang semakin jauh akan tampak seperti garis-garis yang akhirnya menyatu menjadi satu titik. Adanya derek kereta di menara dan anak-anak jalanan yang membawakan musik akan semakin menambah keeksotikan pemandangan senja.

Puas menikmati keindahan stasiun, anda bisa memulai perjalanan wisata anda di Yogyakarta. Berbagai macam alat transportasi transportasi tersedia di stasiun ini. Anda bisa naik becak menuju Kraton Yogyakarta dan penjualan bakpia di Pathuk. Jika hendak bepergian agak jauh, anda bisa menggunakan bis kota atau taksi, sementara bila akan langsung wisata belanja, anda tinggal berjalan menapaki kawasan Malioboro yang terletak persis di bagian selatannya.