Kalau mama Tristan lebih suka toping Pepperoni
Pepperoni merupakan topping pizza yang paling populer di dunia. Topping ini terbuat dari sosis sapi yang diiris tipis dan dimasak hingga kering. Pepperoni memiliki rasa yang asin dan gurih, sehingga cocok untuk dipadukan dengan saus tomat dan keju.
Versi Papah Tristan dan Tristan lebih suka Meatlover
kombinasi berbagai jenis daging olahan melimpah, biasanya terdiri dari sosis sapi, burger sapi, daging sapi cincang, sosis ayam, dan pepperoni, yang dipadukan dengan saus tomat/barbeque dan keju mozzarella. Ini adalah salah satu menu paling populer karena rasanya yang gurih dan padat. Kadang terdapat juga irisan sosis, slice daging tuna dan salmon, daging ayam giling, tambahan chilli oil dan olive oil.
![]() |
| Pizza Versi Papa Ron's |
Sejarah tentang Pizzza
Pizza berakar dari tradisi roti pipih kuno di Mesir, Yunani, dan Romawi, namun pizza modern lahir di Napoli, Italia, pada abad ke-18 sebagai makanan murah bagi penduduk miskin. Pizza Margherita yang ikonik diciptakan tahun 1889 oleh Raffaele Esposito, mempopulerkan keju mozzarella, tomat, dan basil.
Asal-Usul Kuno (930 SM - Abad Pertengahan): Roti pipih dengan topping minyak, rempah, dan keju sudah dinikmati bangsa Mesir, Yunani (disebut pita), dan Romawi.Kelahiran di Napoli (1700-an): Napoli menjadi pusat lahirnya pizza modern. Pada 1738, restoran pizza pertama, Antica Pizzeria Port'Alba, berdiri.
Pizza Margherita (1889): Raffaele Esposito menciptakan pizza dengan topping tomat (merah), mozzarella (putih), dan basil (hijau) untuk menghormati Ratu Margherita dari Savoy, merepresentasikan bendera Italia. Penyebaran Global (1940-an - Sekarang): Setelah Perang Dunia II, imigran Napoli membawa pizza ke Amerika Serikat, membuatnya mendunia dan populer hingga kini.
Menelisik Sejarah dan Asal-usulnya. Siapa penemu pizza? Jawaban yang paling sering diberikan adalah Raffaele Esposito , seorang pembuat roti yang cerdas dari Napoli, Italia. Pada tahun 1889, Esposito diyakini telah membuat apa yang dapat dianggap sebagai pizza "modern", yaitu roti pipih lezat yang diberi topping tomat, keju mozzarella, dan kemangi segar.
Pizza semakin populer di Napoli pada abad ke-19. Pada tahun 1889, seorang pembuat pizza bernama Raffaele Esposito menciptakan pizza dengan topping tomat, mozzarella, dan basil. Pizza ini dibuat khusus untuk Ratu Margherita dari Italia, dan kemudian dinamai “Pizza Margherita” sebagai penghormatan.
Pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20, imigran Italia membawa pizza ke Amerika Serikat. Di sana, pizza dengan cepat menjadi populer dan mengalami berbagai inovasi. Topping seperti pepperoni, sosis, dan jamur mulai ditambahkan, dan berbagai variasi pizza pun bermunculan.
Pizza Mendunia
Setelah Perang Dunia II, pizza semakin mendunia. Tentara Amerika yang bertugas di Italia membawa pulang pizza ke negara mereka, dan popularitasnya pun menyebar dengan cepat. Kini, pizza bisa ditemukan di hampir setiap negara di dunia, dengan berbagai variasi dan cita rasa yang disesuaikan dengan selera lokal.
Pizza di Indonesia
Di Indonesia, pizza mulai populer pada tahun 1980-an. Saat itu, restoran pizza pertama di Indonesia dibuka, dan masyarakat pun mulai mengenal makanan khas Italia ini. Kini, pizza bisa ditemukan di berbagai restoran, kafe, dan bahkan pedagang kaki lima di seluruh Indonesia.
Pizza Sebagai Bagian dari Budaya
Makanan ini bukan hanya sekadar makanan, tetapi juga telah menjadi bagian dari budaya populer. Pizza sering muncul di film, acara televisi, dan buku. Bahkan, ada Hari Pizza Nasional yang dirayakan setiap tanggal 9 Februari.
1. Pizza tidak berasal dari Italia
Pizza saat ini dikenal sebagai makanan khas Italia. Tapi tahukah kamu jika sebenarnya pizza tidak lahir di Italia? Pizza pertama di dunia justru muncul di peradaban Yunani Kuno. Saat itu, orang-orang Yunani suka memanggang roti besar bulat dengan aneka toping diatasnya seperti rempah, minyak zaitun, sayuran, juga kentang.
2. Nama “Pizza” muncul lebih dari seribu tahun yang lalu
Meski pizza pertama lahir di Yunani, tapi nama “Pizza” sendiri pertama kali muncul di Italia Selatan pada tahun 997 M. Nama pizza berasal dari bahasa Italia Kuno yaitu “Pizzicare” yang berarti memetik. Hal ini karena pizza saat itu dimasak dengan cara dipanggang diatas batu-batu dan diambil dengan cepat oleh pembuatnya.
3. Diciptakan untuk orang miskin yang tinggal di Italia
Beda dengan pizza jaman sekarang yang identik dengan orang kaya, pizza jaman dulu justru merupakan makanan orang miskin atau para pekerja kelas dua di Italia. Toko pizza pertama muncul di kota Napoli pada abad ke 16.
Saat itu pembuat roti di Napoli atau Naples membuat roti besar dan bundar kepada para imigran yang bekerja di Italia. Karena roti ini tidak memiliki topping apa pun, harganya jadi sangat murah. Biasanya para pekerja ini akan membeli roti setelah selesai kerja dan memakannya dalam perjalanan pulang ke rumah.
4. Ratu Margherita menjadi orang pertama yang mencicipi pizza dengan topping
Dua ratus tahun setelah pizza muncul, tepatnya pada tahun 1889, Ratu Italia yang bernama Margherita keluar dari istananya. Saat dalam perjalanan itulah dia memperhatikan bahwa banyak rakyatnya yang memakan roti bundar tersebut. Sang ratu penasaran kemudian mencicipi makanan tersebut, dan dia sangat menyukainya. Namun karena Margherita adalah seorang ratu, dia tidak bisa menyantap makanan yang sama dengan rakyat biasa. Karena itu sang ratu memanggil Chef Rafaelle Esposito untuk membuat pizza khusus bagi sang ratu. Koki tersebut kemudian menambahkan saus tomat, mozzarella, dan daun basil segar. Selain membuat rasa pizza jadi makin enak, ketiga topping ini dipilih untuk melambangkan bendera Italia.
5. Eropa dan Amerika mengenal Pizza setelah Perang Dunia II
Meski rasanya enak, namun pizza hanya populer di Italia. Sedangkan Amerika, dan negara Eropa seperti Inggris, Spanyol, atau Prancis justru baru benar-benar mengenal pizza ketika Perang Dunia II. Saat itu, pasukan negara-negara tersebut menduduki beberapa kota di Italia dan berhasil mencicipi pizza. Setelah perang usai, banyak tentara yang pulang dengan membawa resep pizza dan memperkenalkan roti bulat ini kepada orang-orang di negaranya.
6. New York menjadi kota pertama di Amerika yang menjual pizza
Selain Italia, Amerika menjadi negara yang paling banyak menyantap pizza. Di Amerika sendiri, toko pizza pertama dibuka pada tahun 1905 di Manhattan, New York. Gennaro Lombardi sang pemilik toko sengaja memilih Manhattan karena ada banyak imigran Italia yang tinggal di daerah tersebut.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar